Rabu, 01 Januari 2014

Tutorial Menggunakan Kismet Di Linux


Kismet adalah salah satu tool yang digunakan untuk melakukan penyadapan, kismet berjalan di OS Linux. Tool ini bersifat pasif. Berikut cara-cara yang bisa digunakan untuk menjalankan kismet.

  • Pertama install kismet terlebih dulu ketikkan di console :

#sudo apt-get install kismet

  • Selanjutnya setelah proses selesai kita setting kismetnya agar dapat berfungsi :

sudo gedit /etc/kismet/kismet.conf

  • Kemudian cari " source=type,interface,name[,channel] " dan ganti menjadi " source=ipw3945,eth1,addme (your capture source) " nah untuk mengetahui type harware wirelles card anda ketikkan di console "lspci".
  • Setelah proses diatas selesai lalu save, 
  • Untuk memulai aplikasi kismet hanya tinggal menuliskan printah di console :

#sudo kismet

  • Untuk mematikan server kismet Anda perlu menulis Q modal dan untuk mematikan mode monitor kartu nirkabel Anda ketikkan :

#sudo iwconfig eth0 mode managed

Beberapa perintah cepat di Kismet :
Key— Action
e— List Kismet servers
z— Toggle full screen zoom of network view
m— Toggle muting of sound and speech
t— Tag (or untag) selected network
g— Group tagged networks
u— Ungroup current group
c— Show clients in current network
L— Lock channel hopping to the current network channel
H— Return to normal channel hopping
+/- — Expand/collapse groups
^L— Force a screen redraw.

POPUP WINDOWS
h— Help (What you’re looking at now)
n— Name current network
i— Detailed information about selected network
s— Sort network list
l— Show wireless card power levels
d— Dump printable strings
r— Packet rate graph
a— Statistics
p— Dump packet type
f— Follow network center
w— Track alerts
x— Close popup window
Q— Quit
Sebagaimana Kismet biasanya dijalankan di atas sistem operasi Linux, namun ada teknik yang juga bisa menjalankan diatas sistem operasi windows dengan memanfaatkan applikasi kismet for windows yang di koneksikan kismet drone yang ada diinstall dibox dd-wrt.
Isi CD:
- Aplikasi Kismet For Windows
- kismet_drone & kismet_drone.conf untuk dd-wrt
- Windows Web Server
- Windows Telnet
- Winscp
- Video Flash contoh hasil capture dengan kismet
- gambar-gambar ilustrasi kismet
- Step by Step install kismet di dd-wrt
- Tutor membuat kismet permanen di dd-wrt

Aplikasi NetStumbler dan Tutorial Instalasi

                
NetStumbler

*  Kemampuan aplikasi
adalah sebagai pendeteksi sinyal wifi di pc/laptop kita Netstumbler ini merupakan tool yang komplit yang dapat berfungsi untuk mendeteksi sinyal wireless yang berada dalam jangkauan device wireless kita, bahkan bisa menangkap sinyal yang lebih jauh dari pada yang dapat ditangkap oleh device wireless standar yang biasanya bawaan dari Os Windows.
*    Manfaat dari segi positif dan negative Netstumber
Ø  Segi positif
Bisa melakukan monitoring channel-channel yang dipergunakan, kekuatan sinyal wifi, menampilkan SSID yang terdeteksi. Netstumbler juga bisa disandingkan dengan perangkat GPS, alhasil kita bisa memetakan jaringan wifi yang berada pada satu tempat, ini biasanya dilakukan sambil berjalan, juga melaporkan MAC Address akses poin plus frekuensi operasinya, mencatat level noise, serta perbandingannya dengan level kekuatan sinyal.
Ø  Negative
Tidak mendukung semua jenis lan card atau wireless card.

Tutorial instalasi NetStumbler

1.    Pertama Kali angan Download Terlebih dahulu Softwerenya, namun berhubung link dia atas sudah angan serap, maka
2.      Double klik pada sofwere tersebut.
3.      Klik tombol I Agree

4.         Select the type of install, centang aja wes semua lalu klik Next

5.      Pilih tempat diama hasil install akan di tempatkan, dan biasanya di arahkan ke Drive C: lalu klik Install

6.      Tunggu sampai proses Instalasi selesai dana Klik tombol Close

Tutorial penggunaan

*      Mendeteksi sinyal wireless yang berada dalam jangkauan device wireless kita,
*        Bisa menangkap sinyal yang lebih jauh dari pada yang dapat ditangkap oleh device wireless standar.
(Semoga bermanfaat bagi pembaca)
NetStumbler adalah sebuah aplikasi/software yang berfungsi sebagai pendeteksi sinyal wifi di pc/laptop kita Netstumbler ini merupakan tool yang komplit yang dapat berfungsi untuk mendeteksi sinyal wireless yang berada dalam jangkauan device wireless kita, bahkan bisa menangkap sinyal yang lebih jauh dari pada yang dapat ditangkap oleh device wireless standar yang biasanya bawaan dari Os Windows. kadang kala kita tidak dapat menyerahkan urusan deteksi sinyal wifi pada tool Wireless Network Connection dari Windows saja, karena kebanyakan tool wireless network pada windows kurang dapat mendeteksi sinyal wifi yang lemah, sehingga pada jangkauan tertentu kita tidak dapat mengkoneksikan wifi kita ke area hotspot. tapi dengan NetStumbler ini soal urusan deteksi wifi dia menjadi software yang terbaik saat ini dengan pendeteksian wifi yang lebih luas cakupannya dan dilengkapi dengan tool-tool yang diperlukan untuk menunjang hal tersebut.

NetStumbler ini dapat berjalan pada jaringan wireless pada protokol 802.11b, 802.11a dan 802.11g. Versi mini dari NetStumbler ini adalah MiniStumbler yang dapat di pakai pada gadget handled yang menggunakan Windows CE. Netstumbler tidak mendukung semua jenis lan card atau wireless card. Pada saat software netstumbler ini dijalankan, kita dapat melihat SSID yang sedang aktif difrekuensi 2,4 GHz, channel yang digunakan, tipe peralatan yang aktif sebagai access point, MAC address dari access point tersebut, vendor yang membuat access point, kekuatan sinyal yang diterima. Software ini juga memiliki kemampuan untuk terkoneksi melaui GPS sehingga pengguna dapat menentukan posisi access point yang termonitor.

Beberapa Fungsi yang kita dapat dariNetstumbler :
  • Wireless LAN Auditing 
Pemilik dari wireless LAn dapat menggunan NetStumbler untuk memverifikasikan bahwa sebuah area tercover dengan signal yang bagus. Netstumbler juga dapat digunakan untuk melihat seberapa jauh coverage area diluar daerah yang dituju
  • Wireless LAN Coverage Verification
Pemilik dari wireless LAn dapat menggunan NetStumbler untuk memverifikasikan bahwa sebuah area tercover dengan signal yang bagus. Netstumbler juga dapat digunakan untuk melihat seberapa jauh coverage area diluar daerah yang dituju
  • Sitesurvey
Ketika melakukan instalasi atau troubleshooting dari sebuah wirelss LAN, adalah hal yang penting untuk menentukan lokasi dan channel yang sedapat mungkin menghindari interference (gangguan sinyal). Site survey biasanya termasuk mencari tahu apa yang sudah ada (microwave ovens, cordless phones, radio hams) yang menggunakan frekuensi radio seperti wireless LAN. Sebuah survey harus dilakukan sebelum instalasi dari wireless LAN yang baru, dan kemudian survei selanjutnya sebaiknya dilakukan sesudah instalasi. Site survey secara menyeluruh mengharuskan hardware yang khusus sepert RF spectrum analyzer, tapi Netstumbler dapat juga digunakan sebagai bagian dari site survey.
  • Wardriving
Wardriving adalah sebuah aktifitas pendeteksian / mencari lokasi dari wireless LAN. Netstumbler adalah alat yang sangat populer untuk wardriving, karena kegunaannya dan integrasi GPS.
  • Antenna Positioning
Ketika memasang antena, NetStumbler dapat digunakan untuk membantuk mendapatkan posisi dan sudut yang paling baik.

  • Memeriksa konfigurasi jaringan wireless
  • Mencari lokasi yang lemah terhadap sinyal Wifi
  • Mendeteksi SSID
  • Memeriksa kualitas sinyal Wifi
Bab I

PENDAHULUAN
HULUAN

Lapisan bawah dari model OSI mengendalikan persoalan transport data. Lapisan fisik dan lapisan data link diimplementasikan ke dalam hardware dan software. Lapisan-lapisan bawah yang lain pada umumnya hanya diimplementasikan dalam software. Lapisan terbawah, yaitu lapisan fisik adalah lapisan penutup bagi media jaringan fisik (misalnya jaringan kabel), dan sebagai penanggung jawab bagi penempatan informasi pada media jaringan.

Perkembangan teknologi wireless begitu cepat. Jaringan wireless merupakan teknologi yang digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat komunikasi menggunakan gelombang radio (Radio Freguency/RF). Arsitektur Jaringan Wireless sendiri ( Pada OSI Layer) bekerja pada layer bawah, layer physical dan data link.
Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke channel komunikasi
Masalah desain yang harus diperhatikan disini adalah memastikan bahwa bila satu sisi mengirim data 1 bit, data tersebut harus diterima oleh sisi lainnya sebagai 1 bit pula, dan bukan 0 bit.
Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi
Sebelum diteruskan kenetwork layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecag-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte).

BAB II 
ISI
I.    Sejarah
    Sejarah wireless diawalai
Ø ketika prototype telegraf radio pertama di dunia diciptakan. Pada tahun 1895, seorang siswa bernama Guglielmo Marconi yang berminat dengan tiori gelombang radio yang di pelajari didalam kelas. Didororng oleh minat yang tinggi pada ilmu radio, Marconi mengambil inisiatif sendiri dengan menciptakan prototype telegraf radio pertama didunia 13 May 1987, Marconi sukses me,ancarkan sinyal Telegraf pertama, dengan pesan “Apahah Anda besedia ?”  Melintas Selat Inggris, di mana ketika itu  Guglielmo Marconi baru saja berumur 22 tahun keberhasilan tersebut menjadi tonggak sejarah jaringan wireless atau titik awal evolusi teknologi telekomunikasi nirkabel.
Pada akhir 1970-an IBM mengeluarkan hasil percobaan mereka dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) menguji WLAN dengan RF. Kedua perusahaan tersebut hanya mencapai data rate 100 Kbps. Karena tidak memenuhi standar IEEE 802 untuk LAN yaitu 1 Mbps maka produknya tidak dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific and Medical (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2400-2483.5 MHz dan 5725-5850 MHz yang bersifat tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN secara komersial memasuki tahapan serius. Barulah pada tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spread spectrum (SS) pada pita ISM, frekuensi terlisensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate >1 Mbps.
     Sejarah 802.11 Pada
Ø tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi/standar WLAN pertama yang diberi kode 802.11. Peralatan yang sesuai standar 802.11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.
   
  Sejarah Wifi Pada bulan Juli 1999, IEEE kembali mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b. Kecepatan transfer data teoritis maksimal yang dapat dicapai adalah 11 Mbps. Kecepatan tranfer data sebesar ini sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802.3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4Ghz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah kemungkinan terjadinya interferensi dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi sama. Pada saat hampir bersamaan, IEEE membuat spesifikasi 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data teoritis maksimal sampai 54Mbps. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sukar menembus dinding atau penghalang lainnya. Jarak jangkau gelombang radio relatif lebih pendek dibandingkan 802.11b. Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a. Namun saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar tersebut.

II. Pengertian 
   
 Pengertian wireless sendiri adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media perantara pengganti kabel. Dewasa ini teknologi wireless berkembang sanat pesat sekali, secara kasat mata dapat kita lihat dengan semakin banyaknya penggunaan telepon sellular, disamping itu berkembang juga teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.
    Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE
Ø 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi. Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.
Spesifikasi Wi-Fi
Spesifikasi Kecepatan Frekuensi
Band Cocok
dengan
802.11b 11 Mb/s 2.4 GHz B
802.11a 54 Mb/s 5 GHz A
802.11g 54 Mb/s 2.4 GHz b, g
802.11n 100 Mb/s 2.4 GHz b, g, n
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).
Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan edical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

III.HUBUNGAN
Wireless merupakan salah satu layanan yang di dukung oleh Wifi. Sedangkan Wifi merupakan sebuah standart. komunikasi wireless yang digunakan dIantara perangkat computer untuk berbagi(Shere) file dan juga begbagi sumber daya(resources). Begitupula dengan 802.11 karena 802.11 adalah keluaran pertama sebelum Wifi.
Sinyal Wifi tidak apat menjangkau jarak jauh tanpa kehilangan integritas, dank arena alasan itulah Wifi banyak digunakan untuk jaringan LAN. Di rumah, sebuah wireless LAN dapat digunakan untuk computer PC dan juga Laptop, sementara dutempat kerja, sebuah jaringan wireless biasa digunakan beberapa computer didalam sebuah bangunan.
Singkatan Wireless Fidelity, istilah untuk teknologi Wireless berbasis standar 802.11.     
- 802.11 adalah spesifikasi standar yang dibangun oleh IEEE untuk mendefinisikan teknologi wireless LAN dan disetujui pada 1997.
- WLAN akronim Wireless Local Area Network. Sebuah jaringan lokal yang menggunakan   frekuensi radio sangat tinggi untuk mentransmisikan data antar titik, menggantikan fungsi kabel pada jaringan konvensional.
WiFi menggunakan standar komunikasi IEEE 802.11b dengan kecepatan 11 Mbps, hanyamencapai cakupan area tidak lebih dari ratusan meter saja. 802.11 adalah standar IEEE untuk W-LAN indoor

IV. Pebedaannya

1).  Jangkauan WiFi hanya 100.m sedangkan WiBro 1.km.
2). WiBro dapat di akses dari kendaraan dengan kecepatan 60 km/jam, sedangkan WiFi tidak.
3). WiBro memiliki kecepatan yang lebih tinggi dibanding WiFi

V.    Persamaan

1). Sama-sama koneksi tampa kabel (wireless).
2). sama-sama punya jangkauan tertentu yang berbeda.


BAB III
PENUTUP

I.    KESIMPULAN

Perkembangan teknologi wireless begitu cepat. Jaringan wireless merupakan teknologi yang digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat komunikasi menggunakan gelombang radio (Radio Freguency/RF). Arsitektur Jaringan Wireless sendiri ( Pada OSI Layer) bekerja pada layer bawah, layer physical dan data link.
Lapisan bawah dari model OSI mengendalikan persoalan transport data. Lapisan fisik dan lapisan data link diimplementasikan ke dalam hardware dan software. Lapisan-lapisan bawah yang lain pada umumnya hanya diimplementasikan dalam software. Lapisan terbawah, yaitu lapisan fisik adalah lapisan penutup bagi media jaringan fisik (misalnya jaringan kabel), dan sebagai penanggung jawab bagi penempatan informasi pada media jaringan.

Membuat Jaringan Adhoc di Windows 7 : ( Peer to Peer via Wireless )


Membuat Jaringan Ad-hoc : ( Peer to Peer via Wireless )

adhoc
Tema artikel kali ini adalah Membuat Jaringan Ad-hoc / jaringan peer to peer via wireless. Apakah bisa ?? bisa, silahkan simak sebentar artikel ini.Sebelum Ane menjelaskan tutorial langkah-langkah pembuatan jaringan adhoc, Ane akan menjelaskan sedikit pengertian jaringan adhoc.

Jaringan Adhoc adalah sebuah jaringan peer to peer dimana terdiri dari komputer/laptop saling terhubung dengan komputer/laptop lain melalui jaringan wirelessAdhoc adalah jenis dari jaringan peer to peer. Apa itu jaringan Peer to Peer ?? Peer to Peer atau sering dikenal p2p ialah sebuah jaringan komputer terdiri dari 2 komputer yang saling terhubung.

Jaringan adhoc tidak memerlukan kabel LAN untuk bisa saling terhubung, cukup dengan menggunakanteknologi wireless kita sudah dapat saling terhubung dan saling berbagi file. Tapi jaringan adhoc juga mempunyai kelemahan yaitu kecepatan dalam pengiriman/transfer file sangatlah lambat dibandingkan jaringan Peer to Peer menggunakan kabel LAN.

Itulah pengulasan Ane tentang apa itu jaringan adhoc dan apa itu jaringan peer to peer. Kita kembali ke tema pembahasan yang mengulas cara pembuatan jaringan adhoc di Windows 7.

1. Sediakan 2 Notebook atau Komputer ( wajib ada perangkat wireless )
2. Hidupkan wireless/wifi Notebook.
3. Sebelumnya set IP. misal PC1 ( ipv4 : 192.168.1.1 ) dan PC2 ( ipv4 : 192.168.1.2 ).
4. Masuk " Control Panel " -> " Network and Sharing Center ".
control panel

5. Pilih " Set up a new connection or network ".
 Set up a new connection or network

6. Muncul sebuah jendela, Pilih " Set up wireless ad hoc (computer to computer) network " dan Next.
Set up wireless ad hoc (computer to computer) network

7. Klik Next lagi.
next lagi

8. Lalu muncul halaman "Set Up an Ad Hoc Network". Pada halam ini atur sebagai berikut :
Set Up an Ad Hoc Network

      Network Name : ID/nama Network.
      Security Type : Pilih salah satu " WPA2 Personal / WEP " (Ane rekomendasikan pilih WPA2 Personal)
      Security Key : Isi dengan Password yang diinginkan.
      Save this network : Centang untuk menyimpan jaringan.
9. Setelah konfigurasi selesai, klik " Next ". dan tunggu prosesnya sampai selesai.
selesai
10. Untuk PC2, aktifkan wirelessnya, klik " icon network ", refresh dan lihat apakah ada ID jaringan yang telah dibuat tadi. Setelah ada, klik " Connect " dan masukan " Password "nya.
11. Selesai, anda bisa saling berbagi file.

Cukup itu saja yang bisa Maria ulas tentang Membuat Jaringan Adhoc di Windows 7 : ( Peer to Peer via Wireless ). Sekian dan Terima Kasih.